Sabtu, 27 April 2013

Orientasi Dakwah





Ketika kita melakukan kegiatan Dakwah, dalam bentuk apapun kita akan dihadapkan dengan banyak pilihan menggiurkan yang akan membuat kita LUPA dengan Visi dan Misi hidup yang telah kita pancangkan, apalagi ketika Dakwah kita berhasil dan disambut oleh ratusan ribu hingga jutaan ummat,

Akan ada banyak tawaran yang amat menggiurkan datang NGANTRI di depan kita, ada KETENARAN, ada KEKUASAAN, ada MEGA BISNIS, ada WANITA-WANITA yang menyerahkan diri untuk dinikahi, ada HARTA YANG MELIMPAH dan ASET SARANA yang siap diamanahkan kepada kita. (Ali Imron : 14)

Lalu Ummat yang mengikuti kita, memperhatikan kita dengan harap-harap cemas atas pilihan kita, harapan mereka hanya satu yaitu kita memilih mereka, ummat kita, bukan salah satu dari semua tawaran yang datang belakangan kepada kita itu, apalagi kalau sampai kita begitu RAKUS nya mengambil semua tawaran itu karena merasa bahwa semua itu datang adalah hadiah dan pahala yang dijanjikan Allah atas Dakwah yang kita lakukan. Sungguh naif !

Bukankah yang datang pertama kali kepada kita adalah ummat yang mengikuti kita ?

Ya, orientasi target dakwah kita adalah MANUSIA, UMMAT yang sudah sekian lama menunggu para PENCERAH yang tulus membimbing dan menyadarkan akan arti pentingnya sebuah PERJUANGAN membangun sebuah PERADABAN dibawah naungan RIDHO ALLAH bersama-sama, inilah Dakwah dan Proses JIHAD kita yang akan mengantar kita semua menuju SUKSES TANPA BATAS.

coba kita lihat Rasulullah SAW, di akhir hayatnya, yang Beliau sebut bukankah harta, kekayaan dan keluarganya tetapi, ummati.....ummati ........, umatku, umatku......, betapa sayang dan khawatirnya Beliau terhadap keselamatan kita.

Lalu ? apa untungnya kita memilih UMMAT, bukanlah kita butuh semua tawaran itu untuk membina, mencerahkan dan memberdayakan ummat ?

0 komentar :

Posting Komentar